Part 2 ★

Lelaki itu mengambil ponselnya dari saku celana yang dipakainya. Ia memakai kemeja yang lengannya dilipat seperempat tangan dan rambutnya terlihat sedikit acak-acakan dengan sebuah jam tangan menghiasi tangan kanannya. Ia segera memencet nomor yang sudah dapat dibilang ‘nomor penting’ lalu menunggu jawaban disebrang sana “Aku ada dibawah, bisa kah kau turun sekarang?” Tidak lama, hanya 18 detik pembicaraan tersebut hingga 2 menit kemudian seorang wanita anggun keluar dari gedung tersebut mengenakan mantel coklat muda, jeans hitam, sepatu boot coklat tua dan kacamata coklat membuat poninya terangkat. Sejenak, lelaki itu menyunggingkan senyuman, lalu membuka kaca mobil dan melepas kacamata hitamnya. Sekejap, wanita tersebut segera berlari, masuk ke mobil dan melepas tas-nya. “Siap?” tanya lelaki tersebut. Wanita 20 tahun itu tersenyum sambil mengangguk. Siap

“Kapan penyerahan cerita itu?” tanya pria tersebut sambil berbelok ke kanan, kira-kira 500 meter lagi apartemen wanita disebelahnya tersebut berada. Wanita tersebut melihat jam tangannya, “2 jam lagi. Bisa kau antar aku?”

“Tentu,” pria tersebut tersenyum.

Pria 20 tahun yang sedang berada di puncak tertinggi karirnya tahun ini, bulan ke-3 di awal tahun 2012. Arnold Easter orangnya. Wanita yang umurnya sama dengan Arnold dan berprofesi sebagai penulis sekaligus model adalah Chloe Norwood.

“Turun disini?” tanya Arnold sambil menoleh dan memberhentikan mobilnya didepan pintu gedung apartemen 20 lantai. “Hm… entahlah,” jawab Chloe sambil menunduk. “Baik, jika itu yang kau mau,” lanjut Arnold lalu dalam seketika mobil porsche nya melesat di sepinya jalan malam kota Paris. 5 menit menegangkan dalam 1 tahun terakhir bagi Chloe yang tidak pernah dirasakan lagi bagaimana mautnya mengintai saat Arnold mulai membawa kendaraan sekencang kilat. Mereka ada tepat di cafe terkenal yang menyediakan seluruh cake terlezat dari berbagai penjuru dunia. “Biasanya butuh waktu 15 menit kemari dan kau hanya butuh 5 menit,” gumam Chloe yang tangannya masih bergetar berpegangan pada ujung jok. Arnold tertawa, “Itu biasa,” jawabnya. Ia segera membuka sabuk pengamannya, “Turun?” tanya Arnold. Chloe  mengangguk sambil patah-patah menggerakan tangannya untuk membuka sabuk pengaman yang dinilainya cukup untuk membuat tubuhnya tidak terbanting sana-sini dalam 5 menit menegangkan tadi.

“…. sudah setahun pula aku tidak merasakan enaknya cake disini,” gumam Arnold disuapan pertamanya. Chloe tertawa geli, “Jangan terlalu lama menghilang,” kata Chloe. “Aku tidak menghilang, aku hanya sedang dikekang oleh suatu pekerjaan yang terpaksa membuatku tidak dapat berkunjung setahun kemarin,” Dan Chloe hanya tersenyum menanggapinya.

“Seperti nya aku butuh sedikit modifikasi baru menjalani era baru dengan mobilku sekarang,” Kata Arnold yang sedang menggurat sesuatu di piring bekas cake coklat yang dipesannya. “Itu gila! Apakah kau akan menambahkan NOS kali ini?!” tanya Chloe yang bisa dibilang tidak-ada-alasan-untuk-tidak-terkejut. “Sepertinya iya,” jawab Arnold serius. “Jangan pernah kau berkunjung memakai mobil mengerikan itu lagi!” seru Chloe panik. Arnold tertawa geli, “Itu tidak sungguhan, aku tidak akan nekat,” Lalu mereka terlarut dalam pembicaraan soal beberapa topik menarik lainnya. 1 tahun tidak bertemu.

Dibalik kesuksesan dan predikat gelar yang dimiliki kedua artis tersebut, tersimpan suatu kehidupan yang sangat bertentangan dengan seluruh kehidupan mereka sekarang. Cepat atau lambat mungkin mereka dapat masuk dalam sebuah pertarungan besar. Sebuah perang dingin antar manusia yang membela kebenaran dan menjanjikan kejahatan. Cepat atau lambat…..

 

Advertisements

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s