03 13

13 itu… 10 ditambah 3 = 13 -__- *gagal pembukaan. Udah lama ya ngga muncul -___- Kenapa? Mulai males nulis.

Nothing’s special these days. Tapi minggu ini  LS lagi UPRAK. Kenapa sih baru sekarang? Ga dari februari atau januari gitu jadi kesini tinggal latihan pra-UN aja. Ga apa-apa deh rela gua dikasih 50 soal tiap hari (kecuali matematika) terus ngerjain dalam waktu 2 jam terus-terusan selama sebulan asal semua pengorbanan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan. Atau 100 soal sehari (kecuali matematika) juga gue rela asal ngga ada kata PR lagi. Tapi 1 masalahnya… APAKAH GURUNYA SANGGUP?! Dan kita sudah tau jawabannya pasti enggak. Damn. Sementara kelas 9 UPRAK, kelas 7 sama 8 lagi pada US. Ganbatte~! Ehiya, keinget angka 13 jadi inget orang-orang pada bilang angka 13 itu angka sial. Aneh kenapa angka 13 itu disebut angka sial -___- Tapi gua ga pernah percaya soal anggapan itu. Baru inget! Kepercayaan orang itu beda-beda.

Btw, hari ini sungguh didominasi sama angka 3. Mulai dari bulan ke-3 alias Maret *jadi galau keinget UN makin deket*, tanggal 1(3) *tuh ada 3 nya* dan ada 3 orang yang nonton anime (erlin, bella, sama intan) terus 3 orang asyik dengan dunia mereka sendiri (gue, dyah, sama salma) Lihat! Banyak angka 3 hari ini walaupun sedikit maksa. Sebuah-kebetulan-yang-nggak-rame. Dan sekarang pun gue lagi ngebuka 3 tab. Pertama tab twitter *wajib* kedua tab post ini, ketida tab WP-nya Dyah. Oh, I’m sorry to hear that Dyah…. You’re always regreting that moment, but we’ll always here for you and try to be better than that guy, even he’ll never be replaced with another guy. Dan sori buat yang suka atau nge-fans sama angka 3, ’cause I prefer 8 to 3 -___-v

UPRAK PLH itu besok, dan besok gue nggak berencana buat bawa taneman (yang diamanatin harus tetep tumbuh sampe hari H uprak PLH) Kenapa? Taneman gue total mati 😦 It’ll never come back. Total kering, padahal cabenya udah gede dan merah semua, hingga gue nggak nyangka kalo itu cabe mati 2 minggu sebelum minggu ini. Bayangkan, gue kurang ngurus apa? Tiap seminggu 2 kali disiram karena hari sisanya tersiram sendiri oleh hujan panjang. Kegiatan itu terus gue lakuin sampe semua cabe bener-bener merah dan gemuk. Sekarang? Apa yang salah?! Kenapa cabenya jadi mati?! 😦 Hingga gue teringat iklan SGM yang bilang “Airnya kebanyakan, nanti layu” dan insting detektif gue pun muncul dengan sendirinya. Gue berpikir apa yang salah. Lalu dengan cepat membuat hipotesa. Berikut hipotesa yang gue buat:

1) Tiap pagi dan pulang sekolah gue siramin itu cabe. Gue belum sadar kalo ternyata bagian bawah tanahnya masih basah dan gue baru tersadar pas ngegeser taneman cabe itu ke tempat yang masih terkena cahaya matahari tapi nggak akan kena hujan banyak banget. Gue  memikirkan, ternyata untuk apa gue siram itu taneman kalo dibawahnya masih basah? Hingga sekelebat iklan SGM itu muncul. Gue sadar, dan merencanakan untuk membologi polly bag tersebut tapi niat itu belum gue laksanain sampe sekarang, detik ini. It’s too late. Taneman cabe gua udah nggak bisa ketolong.

-fin-

Yap! Jadi apa yang harus gue lakuin besok? Kayaknya… taneman menyedihkan itu nggak usah dibawa ya:|

Yaudah, sekian dulu! Jaa~! :3

Advertisements

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s