#3 *request-an AK -__-

“Apa sudah dicari? Benarkah tidak ada kunci disini?!” Tanya Kate khawatir pada kasir dan beberapa pegawai yang sudah mengenalnya. “Maaf… tidak ada,” jawab sang penjaga kasir. Hingga Kate memutar otaknya. Berusaha mengingat. Tapi seingatnya ia tidak mengeluarkan kunci apartemen dari pagi. Ia hanya melihat kunci apartemennya saja yang masih tersimpan dalam tas selempang setelah kopi crème-nya datang dan ia menaruh tas selempangnya di meja. Dengan cepat, Kate berjalan menuju meja yang tadi ia pakai dan menunduk. Berharap matanya menangkap kunci apartemen dengan miniature mini menara Eiffel dan secarik note yang sudah ikut menggantung bersama kunci tersebut selama 6 bulan setelah malam tahun baru saat kartu terakhir untuk masuk ke apartemennya hilang diantara ribuan orang. Setelah hilangnya kartu terakhir tersebut, Kate beralih menggunakan kunci. Dan sekarang? Kunci itu harapan satu-satunya. Kate segera duduk sementara beberapa pegawai berusaha mencari dan menanyakan pada pengunjung yang hendak pulang atau sedang ada disana. Kate memejamkan matanya, berharap sesuatu terjadi saat ia dalam keadaan menutup mata. Berharap sebuah petunjuk melintas di otaknya hingga… “AH!” serunya sambil menjentikan jari dan berlari ke tempat kasir. “Apakah kalian tahu pengunjung laki-laki berbadan sedikit kurus yang mempunyai tatapan tajam disebelahku tadi sore?” Tanya Kate tidak sabar sambil meremas kedua tangannya. “Lelaki itu baru sekali berkunjung,” jawab sang kasir. “Lalu, tadi dia belok ke arah mana?”

“Sama seperti anda,”

“Adakah orang yang menempati bangku khusus 2 orang disebelah bangkuku tadi?”

Tiba-tiba seorang pegawai menghampiri Kate. “Tidak ada, hanya lelaki itu saja.”

Kate mengangguk sambil kembali berpikir. Jika pria tersebut menemukan dan mengambil kuncinya, seharusnya ia menitipkannya pada pegawai disini. Jika pria itu membaca tulisan di note dengan seksama dan mengetahui isinya mungkin ia akan datang ke apartemen Kate dan mengembalikan kuncinya. Namun… apa benar pria tersebut yang mengambil kuncinya? Tunggu… “Apa ada kamera pengawas yang mengarah ke arah meja yang tadi saya tempati?” Tanya Kate yang yakin ide untuk memastikan apakah pria tersebut yang mengambil kuncinya benar. Selain Kate yang bertanya dengan mata berbinar, sang kasir dan 2 orang pegawai kedia kopi tersebut memandang satu sama lain dengan mata yang tak jauh berbinar seakan jawaban dari hilangnya kunci Kate sudah ditemukan. Sekarang waktunya untuk memastikan. Mereka segera mengangguk dan mengajak Kate untuk melihat rekaman sore tadi. Kate mengernyit saat melihat dirinya sendiri masuk ke kedia kopi tersebut dengan wajah kusut dan badan letih. Melihat dirinya seperti itu lebih buruk daripada merasakan penderitaan jadwalnya yang tak henti meneror Kate seakan tidak ada hari tanpa keluar apartemen. Kenyataan itu sudah membuatnya hampir mati selama setahun belakangan ini. Kate tidak tahan melihat dirinya sendiri yang seperti bukan dirinya di depan orang-orang, “Bisa dipercepat?” pinta Kate yang matanya berbicara aku-tidak-tahan-menunggu. Sang pegawai mempercepat rekaman CCTV tersebut hingga, “STOP!” seru Kate yang membuat sang pegawai memencet tombol pause. Saat itu, 3 menit setelah Kate pulang. Ya, pria itu mengambil kuncinya. “Mainkan dengan gerak lambat,” desak Kate yang terlihat geli untuk memencet tombol rekaman dalam monitor. Setelah mengambil kuncinya, pria tersebut membaca note yang tergantung bersama miniature mini menara Eiffel lalu mengangguk-angguk. Seketika senyum Kate mengembang dan jarinya mengepal gemas. Ia tahu, pasti pria tersebut mengerti maksud dalam kertas tersebut. Hingga 20 menit setelah ia mengambil kunci apartemennya, pria tersebut membayar dan keluar. Ia menggunakan mobil sport putih yang warnanya mencolok dimalam hari. Seketika Kate mengalami de javu. Tunggu… ia menjentikan jari dengan keras, berterimakasih pada pegawai yang sudah membantu dan sebagai imbalannya ia memberikan sejumlah uang dan segera melesat ke tempat dimana mobilnya diparkirkan.

Advertisements

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s