Klimaks

Ini… Klimaks. Bener-bener klimaks.

Oke, daripada lama-lama mending saya langsung keluarin ini pikiran selama 2 minggu terakhir. The reason why I cried every night on last 2 weeks is… I miss my bestfriends even just friends on Junior High School. I got my climax on last wednesday, when I cried out loud and I just wanna go home. I’ve tried to keep my smile and act like nothing happened but it was so tiring. I might look like a usual ‘Audris’ but that was fake. I couldn’t find any person who fit on me in SHS.

Gini… Hal tersulit untuk saya adalah, ngertiin sifat orang-orang baru yang sama sekali bertolak belakang dengan apa yang diinginkan. Itu emang tantangan, tapi lama kelamaan saat tantangan itu belum juga terselesaikan, saya nyaris mundur. Saya milih bertahan karena, di sekolah sekarang itu kurang orang. Saya belum jadi diri saya sendiri. Kerasa banget perbedaannya.

Intinya, saya kangen SMP. Kangen orang-orangnya yang walaupun labilnya aneh banget, tapi itu yang bikin kangen. Sama-sama terbuka, apalagi sama d.e. Sama-sama bisa ngerti kondisi, dimana harus becanda, gimana caranya ngomong kalo situasinya lagi A, lagi B, lagi C. Terserah apa JUDGE-nya orang-orang yang baca post ini, itu juga kalo ada yang baca. Saya nggak peduli.

Advertisements

One thought on “Klimaks

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s