Cerita Minggu Ini

edit2

#nowplaying Nothing Lasts Forever – Maroon5

Nggak tau kenapa, tapi sekarang lagu yang sering disetel sampe bisa 5 kali dalam sehari itu adalah Nothing Lasts Forever-nya Maroon5, itu pun kalau gue nggak kurang ngitung. Padahal itu lagu udah ada dari tahun 2009. Jujur, lirik lagunya punya makna sumur sekali. Coba siapapun donlot lagunya terus hafalin liriknya, sumur buat beberapa orang.

Skip.

Melihat foto yang gue post di atas, itu adalah foto yang gue ambil pas mau climbing sama hiking bareng Pelnus 2 bulan yang lalu. Gak bagus emang, tapi gue selalu ingin memanfaatkan sisi kosong dari sebuah foto hasil jepretan sendiri jadi gue tambahin nama dan trademark blog gue ini “Freezyfroosty” ditambah “Read Out Loud”. Sialnya gue lupa kapan gue bikin blog ini, jadi tidak ada angka disana. Sebenernya bisa gue cari, tapi entah… Mager. Ya, satu kata (yang sebenernya berasal dari 2 kata) berarti sangat banyak dan bisa menggagalkan sebuah rencana besar. Di post ini, gue nggak akan banyak cerita. Mungkin karena… OHIYA! Selamat datang bulan Mei, semoga keinginan dari yang kecil hingga besar gue bisa terkabulkan 🙂

17

Tuh, kata salah satu gambar yang gue ambil dari tumblr orang juga (emang apa katanya)

Mari kita ke topik bahasan yang sesungguhnya.

Jadi, minggu ini kelas 10 masih punya misi untuk simulasi camping tanggal 14 Mei nanti, itu pun kalau nggak ada pengunduran tanggal main (gaya kan bahasanya) atau berbagai hal yang memungkinkan kegiatan camping itu gagal. Minggu ini bukan tidur di tenda kayak pas gue, Nesa, Ica sama April, 4 orang yang bertahan tidur di tenda kehujanan sampe pagi tapi kalau boleh jujur, gue bahkan nggak merasa keganggu sama sekali karena hujan tersebut. Minggu ini lebih ke ‘masak makanan bareng kelompok’ untuk menghidupi anggota kelompok. Sangat disayangkan karena Bimo nggak ikut camping jadi dia nggak ikut simulasi juga, jadi kelompok gue terdiri dari 3 orang cewek dan 1 orang cowok. Kasian juga kan ya. Skip.

Ceritanya, di hari pertama asrama (hari selasa) gue ngakak dulu ngetawain Ica karena anggota kelompoknya yang ditugasin bawa bahan baku makanan malah gak ikut dorm. Hal tersebut membuat Ica hanya bisa ketawain diri sendiri plus bingung juga. Sebenernya gak baik bicarain orang kayak gini, tapi kan ga buruk jadi gapapa. Kelompok Ica hari pertama cuma bawa terasi (yang katanya juga gatau mau dibuat apa) sama bawang goreng. Kurang ngakak apa. Gue sih fix punya jadwal makan:

Selasa Sore: Nasi Goreng

Rabu Pagi; Malam: Roti + selai; Mi instan + telor

Kamis Pagi; Malam: Roti + selai; Nasi Goreng

Jum’at Pagi: Subur alias Super Bubur kata Alit juga.

Makanan untuk Selasa sore sampe rabu pagi masih dibikin, bahkan tekun banget. Mulai rabu malem sampe jum’at pagi udah makan manakan masing-masing karena MAGER manggil Adit terus makan bareng-bareng. Yasudah.

Kegiatan minggu ini juga semuanya tidur pake sleeping bag di ruang TV asrama masing-masing. Pas rabu sore, kita perkelompok bikin track hiking pura-pura gitu di komplek Pelnus. Dari 3 kelompok kelas 10 yang ada, nanti misalkan kelompok 1 maen di trek punya kelompok 2, kelompok 2 maen di trek punya kelompok 3, kelompok 3 maen di trek punya kelompok 1. Kelompok gue akhirnya maen di trek punya kelompok Icha. Permainan ini dimainin jam set.8 malem.

Begitu gue dtk (dan teman kelompok) dikasih peta sama kelompoknya Icha, kita akhirnya CAW. Fadhil ikut kelompok ini jalan karena cowoknya cuma ada Adit. Sampe di tempat pertama yang ditunjuk peta, kita nyari… Kan klu-nya itu kotak menghadap ke seng. Seng udah ada, kotak itu berarti… Kaca. Satu-satunya jendela yang menghadap seng adalah jendela lab sains. Pas diliat, beneran ada kertas disana. UDAH KAYAK GAME SLENDER BANGET TAU GA. Gue takut, Alit takut, Adit dan Fadhil juga. Cuma Intan yang berani. Akhirnya dia jalan, tapi yang gue nggak ngerti Adit juga ikut maju. Gue sama Alit udah bilang, “Awas itu ada lubang.” tapi he seems doesn’t care on what we said. Bener kan, dia tikusruk.

Di pos berikutnya adalah lapangan futsal, walaupun gelapnya beda, tapi gue lebih suka ada disitu daripada di blok C. Begitu dapet klu selanjutnya, kita jalan lewatin rumah-rumah disana. Begitu lewat depan rumah Abah (salah satu supir school bus) gue liat beliau diem dengan tangan lurus, walaupun wajahnya nggak begitu keliatan tapi gue yakin itu Abah. Diem berdiri di pintu deket tangga di dalem rumahnya yang tanpa gorden itu. GILA UDAH KAYAK SLENDER ASLI. Tapi itu kan Abah… Kayaknya itu Abah… Mungkin beneran itu Abah… Tapi bener kok itu Abah /kayaknya <– masih ada kayaknya.

Dijalan, blablablabla akhirnya sampe pos terakhir, dan kita sampe di tempat start dengan selamat.

Di malam jum’at, giliran anak SMA yang jaga pos, anak SMP yang maen. Ada 3 jalur karena anak SMP tergolong banyak, posnya juga ada 6. Per pos itu di undi siapa yang jaga, 2 orang 1 pos. Gue jaga pos 1, ternyata pos 1 itu… Diluar ekspektasi gue. TERNYATA POS 1 ITU SEREM BANGET MEN. Huah, padahal kirain pos gue yang paling aman, nggak kayak pos temen-temen lain. Hiksu.

Sampe cuma 6 kelompok yang lewat pos 1, harusnya sih ada 1 lagi tapi.. Yaudahlah. Permainan berakhir jam 9 lebih berapa gitu, gue sama temen yang lain karena muak tidur pake sleeping bag di ruang tv, ditambah Icha yang masuk angin jadi kita tidur di kamar, dengan lampu mati ditemani cerita janggal setiap orang. Rekor, yang paling serem adalah cerita Alit sama Nesa. Fix, apa yang mereka alami pas jaga pos itu paling serem.

Gudnait

Advertisements

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s