Pulang Dengan Selamat (part. 1)

#nowplaying Some Nights – Glee

Setelah 4 hari 3 malam tanpa hp, jauh dari orang tua, hidup seadanya, terimakasih ya Allah hingga detik ini gue masih hidup. Nggak kerasa udah 2 hari berlalu semenjak gue sama temen-temen yang lain nyampe di Bandung abis camping + Saba Desa. Beberapa ini orang yang ikut camping, kalo dipencet namanya nanti langsung nyambung ke akun twitter mereka. Follow ya jangan lupa!

  1. Ale
  2. April
  3. Bella
  4. Aswin
  5. Saya
  6. Bimo
  7. Emir
  8. Abe
  9. Intan
  10. Tika
  11. Adit
  12. Fadhil
  13. Nesa
  14. Icha
  15. Ms. Rita
  16. Mr. Tantan
  17. Ms. Perina

Jadi ceritanya, Pelnus ngadain camping sama Saba Desa dari hari senin kemaren sampe hari kamis. Awalnya gue nggak akan ikut gara-gara jum’at sama sabtunya demam. Oh, fever sucks. Tapi akhirnya demam itu pergi terus gue nyanyi “Senangnya hati ini, turun panas demamku. Kini aku berlari dengan riaaang.” yang nggak tau lagu itu berarti kalian nggak pernah kecil. Pemberhentian pertama adalah Kampung Air Ranca Upas yang di deket gerbang masuknya ada banner super gede dengan gambar waterboom yang bikin semua orang gak habis pikir.

???????????????????????????????

Setelah turun, kita dikasih waktu makan, sholat, dsb dsb sebelum akhirnya camping 3 jam. Abis foto ini, gue baru sadar bahwa ada 2 foto yang hilang. Yaitu foto… ALE TIDUR. Foto dia tidur suddenly hilang, tanpa jejak, tanpa gue tau siapa yang ngehapus, tapi bersyukurlah Ale karena fotonya nggak jadi dimasukin kesini. Atau malah dia sendiri yang ngehapus fotonya… Biarlah, gue tutup aja kasusnya. CASE CLOSED.

Selesai sholat, ga makan dan selesai beresin barang-barang buat hiking, semuanya dikumpulin perkelompok. Ternyata.. Kita disuruh bikin peta buta perjalanan selama hiking, dan gue menyanggupinya karena bawa alat tulis. Di post pertama, semua sepatu dan bagian bawah celana anak-anak kls 10 udah seragam semua. Basah + berlumpur.

???????????????????????????????

 

???????????????????????????????

Dan lagi-lagi, gue kehilangan foto Bella yang lagi ngejelasin peta buta buatannya. Sialan, ini kasus kedua. Gue nggak tau siapa yang ngehapus, tapi… Tidak, Bella tidak seharusnya bersyukur karena gue suka foto itu soalnya dia kayak lagi kampanye dirinya sendiri biar dicoblos.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

AHA! Gue punya another Big Boss’ photo. Ohiya bos besar adalah Bella, gatau asalnya dari mana karena dia kecil dan besaran gue, tapi yasudahlah. Panggil dia bos besar mulai dari detik ini.

???????????????????????????????

Nyampe di post 2, lalu gue menemukan ini:

???????????????????????????????

….rumahnya dimana?! Ga ada rumah, cuma ada tenda besar yang baru dibangun oleh beberapa orang. Itu misteri, sampe sekarang gue belum tau rumah belajarnya dimana.

???????????????????????????????

Di post 2 dapet tugas bikin yel-yel, terus yel-yel kelompok 1 (kelompok gue) seperti ini –> Kita berdiri, merentangkan tangan (yang bahkan gue sendiri gatau maksudnya ngerentangin tangan apaan) terus teriak KELOMPOK 1?! ATRAKTIF, MANDIRI, SEMANGAT! YEEEE! ….udah, itu aja.

???????????????????????????????

 

???????????????????????????????

Lalu kita nerusin perjalanan ke post 3. Ini bagian yang paling gue suka, ngelewatin air kayak di film Anaconda. Ini! Foto pasangan (?) bukan deng, kelompok… Bukan juga, pokoknya… Itu aja. Ini ‘itu aja’ favorit gue, Adit dan Bos besar!

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Setelah ada di kondisi film Anaconda, kita jalan terus sampe ke kubangan lumpur sepaha yang gue gatau di dalemnya ada apa.

???????????????????????????????

Setelah melalui kubangan lumpur ini, sampailah kita di post terakhir. Begitu keluar hutan, kita sampe di tempat tenda-tenda bakal dibangun. Ohiya, untuk meringankan menghilangkan lumpur, gue, Bella, Intan, Tika, plus cowo-cowo yang lain masuk ke kali, yang gue gatau pernah dialiri air darimana aja. Yang bikin kaget adalah momen saat tiba-tiba air kali itu jadi anget seketika terus itu cuma sekilas. EHE EHE ITU APA.

Selesai itu, baru kita mandi beneran di kamar mandi. Pas lagi ngantri kamar mandi, yang awalnya gue kira itu semua kamar mandi unisex ternyata misah cewe-cewe, cowo-cowo. The sky was turned black, the night comes and it was out of my expectation. Gue kira bakal selesai mandi pas langit masih cerah taunya… Matahari pergi terlalu cepat sedangkan anak cewe ga ada yang bawa senter satu orang pun. MAMPUS LO.

Dengan penerangan seadanya (yang sebenernya ga ada penerangan) kita jalan, kecuali gue sama Tika sengaja pergi terakhir biar sama Pak Dadang pake senter. Akhirnya gue jalan, pas ditengah perjalanan, Bella teriak, Nesa teriak, Icha teriak, terus ada yang bunyiin peluit. KOK?! Akhirnya gue teriak “BEL MASIH DISINI?!” terus dia jawab “IYA DARITADI KITA MINTA TOLONG GA ADA YANG DATENG.” …..HUAHAHAHAHA. Berarti mereka udah dari lama ditengah perjalanan ke tenda.

Abis itu, cewe-cewe udah pada pegang senter, tenda udah didiriin, terus kita semua pergi ke toilet. Perjanjian cewe-cewe adalah “Nanti kalau ada yang mau ke kamar mandi, bangunin semua cewe terus kita ke kamar mandi barengan.” Di kamar mandi, kita nemu binantang aneh yang udah sering gue liat di Pelnus jadi udah ga mainstream.

???????????????????????????????

Yang bikin terkesan adalah binatang tersebut melakukan akrobat yang lumayan juga:

???????????????????????????????

Ini foto dalem tenda yang gue tempatin:

???????????????????????????????

Jam 8, gue udah mau tiduran di dalem sleeping bag ketika ada peluit 3 kali. Artinya semua anggota harus kumpul, dari kelompok manapun, pokoknya harus kumpul. Terus… Bener kan… Ada sharing session, ada sesi dimana muka gue kepanasan gara-gara deket api unggun (yang ini ga masuk itungan) terus yang terakhir pas renungan. GOD! Kenapa.. Dari jaman SD, ga pas mabit atau camping pasti ada renungan. DARI JAMAN SD COY SD! Tapi gapapa, karena renungan selalu malam hari jadi muka jelek kalo lagi nangis ga begitu jelas keliatan.

Selesai semua itu jam 1, hingga kita semua akhirnya tidur dengan tidak pulas.

Tunggu edisi pulang dengan selamat selanjutnya di blog ini, bye!

Advertisements

One thought on “Pulang Dengan Selamat (part. 1)

  1. Pingback: Pulang Dengan Selamat (part. 2) | Read Out Loud

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s