Takut

#nowplaying Gelisah – The Adams.

Ini perihal hati dan ketakutan-ketakutannya.

Takut.

Takut jatuh cinta karena dasarnya nggak terlihat, taunya dasarnya keras, syukur-syukur kalau empuk.

Takut menaruh harapan karena rumahnya suka pindah-pindah, nanti ditinggal sendirian harapannya.

Takut melupakan Tuhan, bahaya kalau semuanya jadi urusan duniawi.

Takut pula dicintai, karena nggak paham seberapa serius orang tersebut, nanti hanya jadi bualan cinta belaka.

Takut jenuh, siapa yang tahu?

Takut telat jatuh cinta, nanti disaat udah cinta malah ditinggalin karena yang mencintai duluannya mundur duluan.

Takut diam-diam ada seseorang yang tersakiti, diam-diam ada yang berharap dibelakang, nanti jadinya serba salah.

Takut salah alamat, nanti paket perasaannya bisa nggak sampai.

Takut tersaingi, karena merasa diri sendiri nggak ada apa-apanya ketimbang orang lain.

Takut untuk luluh, karena jaman sekarang susah bedain mana yang serius mana yang nggak.

Takut memulai, disitu-situ aja nggak pernah nambah pengalamannya.

Takut jadi egois.

Takut nggak bisa membalas, karena rasanya nggak berbalik atau nggak paham caranya membalasnya.

Takut cemburu, soalnya kalau udah cemburu bakal menyeramkan.

Takut nggak siap akan sebuah perpisahan, nanti jadi cengeng.

Takut menerima kenyataan nantinya kalau memang nggak ditakdirkan bareng-bareng.

Tapi ternyata rasa takut itu baik, maksudnya, ada pertimbangan-pertimbangan secara logika dan perasaan dimana kedua hal itu jalan barengan walaupun seringkali berantem. Rasa takut itu indah, dalam merasakannya saja sudah bikin hidup sedikit lebih berwarna. Tapi tentu rasa takut pula yang mengahalangi semuanya, semacam benteng kokoh yang dilihatpun sudah bikin ragu.

Kamu jangan nakut-nakutin, kalau menakutkan nanti pintu startnya ditutup aja terus buang kuncinya jauh-jauh. Soalnya aku harus pergi ke kampus, takut pas pulang pintunya udah kebuka untuk orang lain. Nanti pasti aku balik lagi terus ngetok-ngetok pintu kamu, tapi nggak dalam waktu dekat soalnya aku belum siap untuk jatuh.

image
sumber: timeline tumblr, nggak tau siapa awalnya 😦

 

Advertisements

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s