Musik Pertama di 2017

#nowplaying Away From Me – Chinah.

Konser musik pertama di tahun 2017 ini adalah Focal Point, kirain bakal Urban Gigs, tapi entah kenapa setiap ada gigs di Monumen Perjuangan, pasti seorang Odris ini lagi berada di luar kota.

Bermula di kantin bawah saat makhluk bernama Aldi tiba-tiba manggil, “Dris!” terus gue melihat ke gerombolannya yang lagi pada ngaso. “Weis, gila-gila musisi nih.” jawab gue. Terus dia nanya, “Sabtu ke Bumi Sangkuriang nggak?”

“Emang ada apaan?”

“Itu acara musik yang ada Danilla, Tigapagi, gitu-gitu.”

Lalu gue teringat poster yang dikirim seorang teman lewat instagram seminggu yang lalu sebelum ketemu Aldi di kantin bawah. “Oh, Focal Point! Kamu kesana? Ada tiketnya nggak?” Darisitu, ada beberapa kali tanya-jawab lagi sebelum akhirnya gue kembali ke kelas.

Perjalanan menuju Fopo ini bisa dibilang yang paling ribet selama nonton konser. Biasanya kan bayar tiket, dapet bukti pembayaran terus kelar, atau nitip beli ke temen atau gimana. Bukan karena prosedur Fopo-nya, tapi karena trik-trik yang akan dilancarkan selama perjalanan menuju dan di Fopo-nya itu.

***

Hari Sabtunya, gue sama Afi pergi dulu ke Warpas buat makan pagi telat. Darisitu gue udah nggak tenang, udah mikir, “Duh kalau rencananya Aldi nggak jadi, aku mau beli tiket aja.” Sabtu siang itu beneran abu-abu rencana gue. Sampai akhirnya Aldi kembali ada kabar, baru gue tenang. Melihat keadaan, gue minta nebeng ke Fadhil yang kebetulan sang makhluk penyedia tiket dan untungnya dia lewat Warpas juga.

focal-point 2017

Sampai di Fopo, akhirnya rencana Aldi terlaksana. Nggak tahu mau berterimakasih gimana sama makhluk 1 itu. Disana gabung juga sama dua makhluk satu kampus bernama Lanang dan Anjas atau biasa dipanggil Nje dan misah sama Fadhil. Begitu masuk venue, masih Oscar Lolang yang tampil dan gue nggak tahu lagu-lagunya. Gue sama Aldi ke tempatnya Tigapagi dulu berkat the power of name tag, terus ngobrol-ngobrol dikit sama Kang Sigit alias vokalisnya. Tiba-tiba kita dikasih konsumsi punya Tigapagi, karena mereka udah dipanggil disuruh ke backstage.

Sambil nunggu Tigapagi manggung, kita keliling-keliling dulu sambil nyari temen SD-nya Afi. Tiba-tiba ketemu adik kelas yang awalnya gue lupa namanya tapi akhirnya inget, ngobrol-ngobrol awkward, keliling lagi, sampai akhirnya ada yang manggil, “ODIS!” terus gue menghadap belakang dan menemukan April disana. April adalah teman seperjuangan masa SMA, yang udah nelen seneng-susahnya bareng-bareng.

“AAAAK! APRIIIIL!!!”

Terus kita pelukan. Kangen!

Dia dateng ke Fopo bareng cowoknya, Adit, yang sering gue liat di instagram story April. Setelah dilihat secara langsung ternyata mereka mirip juga. Waw! Jangan-jangan jodoh! Nggak deng, pas SMA dulu juga pacarnya ada yang mirip sama dia tapi ternyata putus, ya kan pril? 😦 Berarti muka mirip itu tidak mengindikasikan kalau dia jodoh kita. Heu. Terus Tigapagi manggung.

Tigapagi.
Tigapagi.

focal-point-2017-tigapagi

Kang Sigit bersama Tolak Anginnya yang nggak abis-abis. Lalu gue nyesel banget nggak bawa lensa tele. Nyesel, nyesel abis. Kirain bakal kejauhan kalau pake tele, tapi melihat jarak panggung dan penonton, gue baru sadar tele itu penting.

April - Fadhil - Siapa tuh.
April – Fadhil – Siapa tuh.

Kita bertiga adalah makhluk-makhluk yang diuji selama 3 tahun bareng-bareng dalam satu lingkungan bernama SMA. Gambar diatas kelebihan cahaya dan lupa ngeditnya hua.

img_9134
Ini Afi.

Ini sepupu gue, biasa dipanggil Afi yang dari awal mencari teman SD-nya di Fopo. Tumben-tumbennya pergi ke konser bareng dia.

img_9142

“Dul, akunya keliatan gendut nggak?”

“Iya.” Jawab Fadhil dengan santai setelah mengamil gambar kita berempat. Oke terimakasih.

Foto diatas memperlihatkan dua penampakan yang namanya disebut diatas, ada Nje (kiri) dan Lanang (kanan). Ya Allah mohon maaf atas ketidaksopanan mahasiswi semester empat ini yang menyebut katingnya dengan sebutan nama saja.

Setelah Tigapagi manggung, ada Pure Saturday yang mengundang gerombolan manusia ke hadapan panggung.

Pure Saturday.
Pure Saturday.

Begitu mereka nyanyiin kalau nggak salah 2 lagu, gue memutuskan mau ke hotel deket Bumi Sangkuriang untuk ketemu Bu Ida alias dosen yang baru ngelahirin anak keren. Bu Ida ini adalah istri dari Kang Sigit, jadi nggak heran kalau anaknya bakal jadi anak keren. Maaf untuk Ka Nje selaku fans Pure Saturday yang nggak bisa menikmati mereka tampil.

Balik-balik ke Bumi Sangkuriang, ternyata lagi break dan siap-siap band berikutnya yaitu Polka Wars.

Polka Wars.
Polka Wars.

Sebenernya gue cuma tau satu lagu mereka aja, judulnya Mokele. Denger suaranya di lagu, gue nggak pernah nyangka kalau penampakan vokalisnya bakal se-unyu ini.

focal-point-2017-polka-wars-2

Setelah Polka Wars, yang tampil berikutnya adalah Elephant Kind. Salah satu penampil yang ditunggu-tunggu.

Elephant Kind.
Elephant Kind.

Dengan lagu pertama tiap tampil yaitu Beat The Ordinary dilanjut lagu-lagunya yang lain dari yang rame kayak Scenario II dan III sampai ke yang galau kayak Why Did You Have to Go. Ditutup sama lagu Montage yang menghidupkan bener-bener seluruh penonton.

elephant-kind-fopo

Kerumunannya semakin rame dan malam itu nggak hujan. Pawangnya hebat. Setelah mereka tampil, si cantik Danilla akhirnya menyumbangkan suara kecenya. Dia juga ngebawain lagu-lagu barunya dan lagu favorit gue dari awal tau dia, Wahai Kau. Udah 2x nonton Danilla dan syukurnya setiap gue nonton, dia selalu bawain Wahai Kau. Seperti biasa pula, Lafa nggak ikut nyanyi.

Danilla.
Danilla.

focal-point-2017-danilla

Selanjutnya ada Stars & Rabbit, yang gue keluhkan karena kurang sreg pas denger suara vokalisnya di soundcloud. Ternyata pas denger live kayak gitu, energinya keren banget. Dia bisa membawa penonton ikut melihat kearahnya. So eye catchy.

Stars & Rabbit.
Stars & Rabbit.

focal-point-2017-starsrabbit-2

Sehabis mereka nampilin beberapa lagu, gue ke backstage mumpung Danilla masih ada. Gue nggak sempet foto bareng Elephant Kind demi nonton Danilla karena udah dapet barisan kedua dari depan. Pilihannya sangat sulit, antara foto bareng Elephant Kind atau nonton Danilla di depan. Akhirnya gue lebih milih nonton Danilla.

img_9311

Danilla dari deket cantik banget! Ramah, wangi, kulitnya halus banget, kru-krunya juga ganteng. Setelah foto bareng Danilla, gue, Afi sama Aldi nunggu di ruangan sebelahnya sambil melihat panggung yang siap-siap dipake sama The Trees and The Wild. Begitu melihat kerumunan penonton yang lagi jalan-jalan, tiba-tiba mata gue menuju ke seorang lelaki di bawah. Pas dilihat-lihat, kok kayak kenal. Ternyata dia adalah blogger asal Bandung, waktu itu kita pernah ikut kopdar bareng. Akhirnya kita dadah-dadahan dan gue nyuruh dia ke atas.

img_9321
Dengan kerudung yang sudah melenceng.

Namanya Adam, biasa dipanggil Damo. Blognya bisa dilihat disini. Saat itu waktu udah menunjukkan kalau nggak salah jam 10 malem lebih. Muka udah nggak karuan, capek dan segala hal yang bikin ilfeel sudah melekat dalam diri ini. Nggak lupa, foto bareng sang makhluk baik hati yang membuat gue bisa ke Fopo, yaitu Aldi.

img_9319

Sebenernya gue salah waktu banget. Harusnya foto bareng dia saat muka masih karuan dikit, tapi baru sadar belum foto bareng pas dia mau izin pulang duluan karena ngantuk.

The Trees and The Wild.
The Trees and The Wild.

Bersisa lah kita berempat, sambil ngeliat The Trees and The Wild tampil dari jauh yang bawain lagu-lagu dari album barunya, Zaman Zaman. Akhirnya, Fopo 2017 berakhir. Terimakasih untuk para makhluk yang terlibat dan bersedia dibuat repot. Terimakasih untuk para makhluk yang ketemu di lokasi. Terimakasih untuk para makhluk yang bersedia ikut nonton. Terimakasih!

fopo

Sampai bertemu di konser selanjutnya!

Advertisements

10 thoughts on “Musik Pertama di 2017

  1. Ira

    aakkk ini salah satu gigs yang pengen ditonton tapi batal dateng karena ga ada temen yg mau diculik >< . pad atakut ujan badai, padahal malemnya ceraaahh!! kzl sendiri :)))

    Like

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s