Semester 4 di Tengah Malam

#nowplaying Okay – Reality Club.

Pukul satu lebih dua puluh lima dini hari, dengan mata ala Jack Sparrow bekas eyeliner ketebelan habis dateng ke 2 nikahan sekaligus dalam sehari dan nol persen motivasi untuk ngerjain tugas, hidup ini ternyata indah.

Ini coretan tentang semester 4 yang ditulis tengah malam, jangan heran kenapa isinya se-absurd orang-orang yang nggak tidur seminggu.

Semester 4 ini baru berjalan 2 bulan lebih dikit. Kata orang-orang, semester 4 adalah masa lagi jenuh-jenuhnya sama kampus dan hal itu terbukti benar. Tugas udah semacam kalimat mainstream ala-ala yang berbunyi “Mati satu tumbuh seribu.” Gue jadi benci hari Senin dan Selasa karena tugas paling numpuk di dua hari itu. Terimakasih, para dosen.

Jadi suka telat-telatin ke kampus, sering nggak mandi pagi. Nyampe kelas jam 8 pas, kadang jam 8 lewat 7 menit dan syukurlah dosennya belum ngeabsen. Sebenernya nyampe kampusnya jam 8 kurang, tapi jalan dari gerbang ke kelas rasanya lama banget.

Rutinitasnya bikin jenuh. Rumah – Kampus – Rumah – Kampus – Kostan Temen – Kampus. Kemarin habis jadi panitia LDKM alias Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa, salah satu syarat buat jadi panitia PSDP (istilah ospek di STPB), Kahim dan Wakahim serta Senator Mahasiswa. Kayaknya itu kepanitiaan terakhir yang gue ikutin, entahlah, gue masih mempertimbangkan.

Ikutan kepanitiaan lagi nggak ya?

Habis itu selalu deh, tugas tiba-tiba numpuk gitu aja. Pas masih jadi peserta LDKM, masuk-masuk kelas eh tugas banyak. Sekarang begitu jadi panitia LDKM, masuk-masuk kelas eh tugas ternyata banyak juga. Sampai akhirnya bodo amat, mau jadi last minute expert aja seperti biasa.

Harusnya terima aja itu semua tugasnya.

Tapi entahlah, otak ini lagi menolak ngerjain tugas. Buat hari ini juga ada tugas, tapi nggak mau ngerjain ah. Lagi jenuh, nanti aja ngerjainnya. Semoga anak-anak kelas ada yang bersedia presentasi duluan, jadi yang belum pada ngerjain termasuk gue bisa rada tenang sedikit.

Tapi tenang, semester 4 udah nyampe 1/3 jalan, sebentar lagi kemageran dan kejenuhan ini mau nggak mau harus disingkirin jauh-jauh. Masuk semester 5 nanti harus mulai rajin lagi. Biarlah jenuh dan malasnya ditaruh di semester 4 ini, biarlah semester 4 jadi tempat pelampiasan semuanya.

Yang penting IPK nggak dibawah 3.0

Yang penting nggak ngulang.

Yang penting nggak perlu tanda tangan surat peringatan 3.

Yang penting ikut field trip.

Yang penting kita nggak berantem. Eh, gimana sih ini.

Yang penting hidup ini indah.

Yang penting sekarang tidur aja.

Aamiin.

Masih ada jatah absen 8 jam sampai batas tanda tangan SP 1, manfaatin ah. Tiga semester kemarin nggak pernah bolos kelas, kurang rame. Mau kapan ya bolos di semester ini?

 

Selamat malam, jangan lupa tidur.

Source: Google Image.
Source: Google Image.
Advertisements

11 thoughts on “Semester 4 di Tengah Malam

  1. Saya kira cuma saya yang mulai jenuh sama kehidupan per-sekolah-an :”
    Tugas enggak pernah absen dan rutinitas yang dialami hanya sekolah-rumah-sekolah-rumah-teman. Hidup semenjenuhkan ini ternyata..

    Ah tapi kita bis apa selain semangatin diri sendiri? :”)))

    Like

    1. Kenapa ya rutinitasnya bikin jenuh, padahal 3 semester ke belakang enjoy enjoy aja wkwk. Menjenuhkan tapi indah :”
      Iyaaak bener, cuma kita yang bisa nyemangatin diri sendiri. Semangat!

      Like

  2. Dris aku dulu juga ke kampus pernah ga mandi, ya abis aku masuk 6.30 anjeeer kesel pagi banget kaya petugas upacara aja >< hahaha. Dan, aku juga suka manfaatin jatah bolos, mayanlah 1 matkul bisa bolos 1x atau 2x mah, yang penting absensi kehadiran nyampe 80% 😛

    Like

  3. Semangat, Kak! Heran juga itu dengan para dosen, kok ya tidak ada koordinasi dan semuanya memberi tugas di saat yang sama, hihi. Tapi saya yakin setelah semua ini berlalu, para mahasiswa akan menjadi kuat… inget banget masa-masa dulu kuliah pernah juga hectic kayak begini. Tapi bodohnya juga kalau dikasih sedikit tugas malah menunda-nunda pekerjaan, di akhir masa pengerjaan sama saja buru-burunya. Memang bagaimanapun kuliah itu mengasah power of kepepet, haha.

    Liked by 1 person

Diterima Apa Adanya Kok

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s