Bulan Terakhir Semester 4 dan Memulai Kembali


#nowplaying All of ‘Em – Teddy Adhitya.

Sebulan lebih nggak menyentuh blog ini, begitu nulis lagi rasanya kayak memulai kembali. Memulai kembali seakan belum ada apa-apa, memulai kembali seakan udah banyak yang berubah, memulai kembali karena gue udah terlindas oleh waktu. Nggak pengen banyak beralasan sebenernya, tapi sebulan terakhir ini memang yang paling edan.

Pertama, gue melaksanakan field trip ke-8, karena di semester 5 yang akan datang ini, gue udah fokus pra-fps yang mana FPS itu bentuk penelitian program studi Manajemen Destinasi Pariwisata. Walaupun FPS-nya di semester 6, tapi semester 5 udah dibekelin apa-apa aja yang bakal dibutuhin. Hasil dari Field Project Study atau FPS ini akan menjadi seminar nasional, yang juga dilaksanakan semester 6 nanti.

Kedua, gue menyelesaikan tugas-tugas yang baru dikasih dan dikasihnya dempet-dempet dalam sebulan terakhir. Mulai dari laporan field trip, tugas presentasi, tugas marketing yang nggak ada habisnya dan makalah yang tertunda. Waktu gue sempet tersita karena dispen jadi panitia Grand Recruitment, walaupun malamnya setiap habis selesai acara, gue dan beberapa anggota kelompok lain selalu meluangkan waktu buat ngerjain dulu biar cepet selesai. Gue heran, nggak tahu kenapa setiap gue dispen, pasti begitu masuk tugas-tugas langsung numpuk. Setelah melalui semester 4 yang sehari lagi selesai ini, folder tugas gue akhirnya penuh.

Hasil perjuangan sambil mencari motivasi di semester 4.

Ketiga, gue kehilangan motivasi. Entah kenapa tapi semester 4 ini adalah semester yang paling jenuh. Gue bener-bener nggak peduli tentang absen. Sampe gue dapet surat peringatan pertama atau yang biasanya anak STP bilang SP 1. SP disini bukan semester pendek, tapi surat peringatan, karena kita udah melanggar peraturan. Absen gue udah 10 jam, sedangkan SP 1 itu 8 jam. Jadi kalo lebih dari 8 jam, pasti dapet SP 1. Gue bener-bener nggak peduli. Kalo gue ngantuk ya nggak ikut kelas pagi. Kalo gue males ketemu dosennya ya nggak akan ikut kelas dia. Kalo gue belum hafal materi presentasi ya gue nggak masuk. Masih SP 1 ini kok, belum sampe SP 3 jadi selow.

Ada satu kesimpulan yang bisa gue ambil, gue jenuh berada di kelas. Gue jenuh setiap hari masuk ke kelas yang sama dan duduk berjam-jam ngedengerin dosen ngejelasin materi, marah, sampe bercanda. Di semester 4 ini gue nggak banyak nyatet di buku. Makanya, field trip (walaupun laporan dan packingnya bikin males) tapi itu adalah satu-satunya kegiatan yang menurut gue menyenangkan karena gue keluar dari kelas. Ini beberapa dokumentasi selama field trip kemarin.

Ke-empat, gue selalu kena writer’s block. Sebenernya banyak yang pengen ditulis, kayak liburan dadakan ke Yogyakarta, konser-konser yang gue tonton selama awal tahun 2017 dan belum sempet ditulis, kegiatan kampus kayak field trip. Tapi nggak tahu gue lagi nggak ada cara untuk menuangkan sebuah momen ke dalam bentuk tulisan. Gue kena writer’s block.

Kelima, karena kehilangan motivasi itulah gue jadi sering telat. Bahkan, dari hari pertama UAS pun gue udah telat masuk. Selama UAS ini gue belum pernah dateng tepat waktu, jadi setiap dateng pasti anak kelas udah pada megang kertas jawaban dan soal. Gue selalu menjadi mahasiswi mandiri yang ngambil kertas jawaban dan soal sendiri dari meja dosen. Semester 4 memang nggak ada dua malesnya.

Akhirnya, di week UAS ini yang mana besok adalah hari terakhir dan gue belum nyiapin referensi apa-apa untuk jawabannya karena walaupun open book tapi kalo nggak dipersiapkan tetep bikin keteteran, gue bertekad untuk memulai kembali nulis di blog ini. Walaupun gue sadar memulai kembali setelah sebulan terkubur itu nggak mudah, tapi gue yakin nggak sulit juga. 

Seperti halnya absen gue selama semester 4 ini yang akan dihapus dari portal mahasiswa dan akan kembali kosong untuk semester 5 nanti, gue akan memulai kembali. Memulai kembali untuk membangun motivasi lebih semangat di semester 5 nanti, memulai kembali untuk nggak males-malesan lagi dan memulai kembali untuk nggak telat. Gue akan memulai kembali diri gue ini seperti awal-awal masuk kuliah.

Terima kasih untuk perjalanan satu semester ini! Sampai bertemu di semester lima.

Semester 4 di Tengah Malam


#nowplaying Okay – Reality Club.

Pukul satu lebih dua puluh lima dini hari, dengan mata ala Jack Sparrow bekas eyeliner ketebelan habis dateng ke 2 nikahan sekaligus dalam sehari dan nol persen motivasi untuk ngerjain tugas, hidup ini ternyata indah.

Ini coretan tentang semester 4 yang ditulis tengah malam, jangan heran kenapa isinya se-absurd orang-orang yang nggak tidur seminggu.

Continue reading “Semester 4 di Tengah Malam”

Seputar PSDP dan Divisi Mata Minus


#nowplaying 400 Elegi – Sore.

Udah terhitung cukup lama dari terakhir kali blog ini diisi oleh tulisan random pemiliknya. Udah banyak hal yang dilewatkan selama itu, apalagi jarang banget ngecek blog. Dasar pemilik tidak konsisten. Tapi sedikit-banyak gue punya alasan untuk itu, walaupun gue yakin alasan ini hanya dianggap sebagai kalimat belaka karena kalo seandainya gue konsisten, pasti gue selalu menyisihkan setidaknya tiga puluh menit untuk menulis. Kayak kalo kalian lagi ngegebet orang, pasti ada aja waktu yang kalian rela luangkan dan korbankan untuk membalas pesannya. Bukan begitu?

Nyatanya? Gue nggak kayak gitu. Maksudnya, gue nggak meluangkan waktu untuk ngeblog.

Baik, mari kembali ke judul postingan ini.

Apa itu PSDP?

Continue reading “Seputar PSDP dan Divisi Mata Minus”

Promosi Kampus ft. Almet Kegedean


#nowplaying Sang Filsuf – Mr. Sonjaya.

Menurut perhitungan, blog ini udah nggak dibuka sekitar setengah abad. Terhitung postingan terakhir pada tanggal 27 Januari 2016. WOW! Udah setengah abad!

Disini gue mau flashback sebenernya, tapi flashbacknya menyenangkan. Tanggal 30 Januari kemaren, 5 hari setelah gue perdana menginjakan kaki di semester 2, gue beserta 4 orang lain dari kelas pergi ke Jakarta untuk promosi kampus. Hari sebelumnya, gue pun baru banget ke Jakarta bareng temen-temen SMA dan baru nyampe rumah jam 2 pagi. Dari jam 2 baru nyampe, jam 5-nya gue harus pergi lagi ke Jakarta. Tapi apa yang terjadi? Gue baru bangun jam 5! Kan kampret. Mandi express, siap-siap express, udah di line berkali-kali sampe akhirnya yang awal janji di Alfa*art, jadinya mereka udah nyampe di rumah gue. Biasa, orang paling ngaret.

Continue reading “Promosi Kampus ft. Almet Kegedean”